Kamis, 11 Mei 2017

DUA SEJOLI BAGAI KEPOMPONG

Karya : Fandy Akhmad & Fitria Nur Aini

Bibir tersungging manis
di antara dua sejoli menjalin ikatan batin
liku-liku perjalanan hidup adalah kisah hakiki
adakala romantika sedih sedan, jua rona bahagia dicicipi

Sesekali percikan amarah
menumbangkan kenang hingga luluh lantak
namun seketika terhapus kala hadirnya membawa tawa
kembali lagi merajut cerita indah bersama
bagai metamorfosis kepompong lewat rapal puasa

Pada saatnya 'kan menjelma kupu-kupu indah dalam bingkai ukhuwah
terjaga karena adanya persamaan pandangan
selisih paham hanyalah bumbu yang tak menyurutkan kebersamaan
ketika lelah menjamah, hati tetap terpaut 'tuk memaknai arti sahabat

Tak lekang oleh dimensi rindu
meski jarak memisahkan, tali kasih terpancar tulus
mungkin saja aku tak mampu menerka mimpimu
namun di setiap kebaikan, doaku menyertai langkahmu

Tegal & Ponorogo, 01 Mei 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Maaf. Aku Pamit"

Apabila nanti aku berhenti, bukan siapa yang menghentikan aku untuk selalu menantimu. Tapi waktu   yang akan menghentikan aku untu...