Karya : Fitria Nur Aini
Menyusuri jalan setapak
Kau temui ibu dan bapak
Dengan segenap kedua belah pihak
Kau utarakan maksud dan tujuan bercakap
Bukannya mengelak
Akan tetapi berjuta tanya dalam benak
Pantaskah diri ini bersanding dengan mu kelak?
Di dalam hatimu terdapat mahkota suci penuh berkah
Jaminan Jannah,
Tapi tidak dengan jiwa dan raga ini
Berlumur dosa yang bertubi-tubi
Silih berganti
Ku tau ini taqdir Ilahi
Namun hati berkata nanti
Jika bukan hari ini
Mungkin lain kali
Bahkan suatu hari nanti
Kita kan bersatu atas seizin Allah
Membela agama dan berjuang Fi Sabilillah
Membangun istana penuh berkah
Bersama mujahid dan mujahidah
Ponorogo, 11 Mei 2017 21:45
Selamat datang. Selamat membaca coretan kisah cinta, cita, dan takdir yang tergores menjadi rangkaian kata. Semoga aku dan kamu abadi dalam aksara.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
"Maaf. Aku Pamit"
Apabila nanti aku berhenti, bukan siapa yang menghentikan aku untuk selalu menantimu. Tapi waktu yang akan menghentikan aku untu...
-
Karya : Fitria Nur Aini Dirimu berjuang Belajar jauh dari orang-orang tersayang Meninggalkan kota kelahiran Demi masa depan Ingin berh...
-
Karya : Fitria Nur Aini Menyusuri jalan setapak Kau temui ibu dan bapak Dengan segenap kedua belah pihak Kau utarakan maksud dan tujuan...
-
Karya : Fandy Akhmad & Fitria Nur Aini Bibir tersungging manis di antara dua sejoli menjalin ikatan batin liku-liku perjalanan hidup...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar